Jendela aluminium adalah jenis jendela yang menggunakan bahan aluminium sebagai material utama untuk kusennya. Jendela ini sangat populer di bangunan modern karena berbagai keunggulan yang ditawarkannya.
Berikut penjelasan lengkap mengenai jendela aluminium:

  1. Keunggulan Jendela Aluminium:
  • Tahan Lama dan Kuat: Aluminium adalah material yang sangat kuat dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan deras, angin kencang, dan paparan sinar matahari langsung. Jendela aluminium tidak mudah keropos, berkarat, atau berjamur, bahkan di tempat yang lembab seperti kamar mandi.
  • Anti Rayap: Berbeda dengan kayu, aluminium tidak akan dimakan rayap, sehingga usia pakainya jauh lebih panjang.
  • Tidak Berubah Bentuk: Aluminium tidak memuai atau menyusut akibat perubahan suhu, menjaga bentuk jendela tetap presisi dan mencegah keretakan pada dinding di sekitarnya.
  • Perawatan Mudah: Jendela aluminium sangat mudah dibersihkan. Cukup dilap dengan kain lembab atau sabun cuci piring. Tidak memerlukan pengecatan ulang atau perawatan khusus lainnya.
  • Desain Modern dan Fleksibel: Aluminium dapat dibentuk menjadi berbagai desain, mulai dari minimalis hingga klasik, dengan berbagai pilihan warna. Ini membuatnya cocok untuk berbagai gaya arsitektur.
  • Ringan: Bobot aluminium yang ringan mempermudah proses instalasi dan tidak membebani struktur bangunan.
  • Tahan Api: Aluminium adalah material yang tahan api, memberikan perlindungan ekstra bagi rumah jika terjadi kebakaran.
  • Efisien Energi (dengan insulasi): Meskipun aluminium adalah konduktor panas, jendela aluminium modern sering dilengkapi dengan sistem insulasi termal (thermal break) yang baik untuk menjaga suhu ruangan tetap stabil, sehingga dapat menghemat energi untuk pendinginan atau pemanasan.
  • Harga Terjangkau: Dibandingkan dengan beberapa material lain seperti besi atau kayu kualitas premium, harga aluminium cenderung lebih kompetitif.
  1. Kekurangan Jendela Aluminium:
  • Konduktivitas Panas: Aluminium memiliki sifat konduktif panas yang tinggi. Jika tidak dilengkapi dengan insulasi termal yang baik, jendela aluminium bisa membuat ruangan terasa lebih panas di siang hari atau lebih dingin di malam hari.
  • Kondisi Akustik Kurang Baik: Aluminium tidak sebaik bahan lain (misalnya kayu atau uPVC) dalam menyerap suara, sehingga dapat kurang efektif dalam meredam kebisingan dari luar.
  • Proses Produksi Kurang Ramah Lingkungan (opsional): Proses produksi aluminium membutuhkan banyak energi dan menghasilkan emisi gas rumah kaca yang cukup tinggi. Namun, aluminium dapat didaur ulang.
  • Pemasangan Presisi: Pemasangan jendela aluminium membutuhkan ketelitian tinggi agar tidak terjadi kebocoran atau masalah lainnya.
  1. Jenis-jenis Jendela Aluminium Berdasarkan Mekanisme Pembukaan:
  • Jendela Geser (Sliding Windows): Jendela ini terbuka dengan cara digeser ke samping, ideal untuk ruangan dengan ruang terbatas.
  • Jendela Casement (Swing Windows): Jendela yang dibuka dengan cara diayunkan ke luar atau ke dalam, merupakan jenis yang paling umum.
  • Jendela Jungkit (Awning Windows): Jendela yang dibuka dengan cara dijungkit ke luar dari bagian bawah, memungkinkan ventilasi optimal sambil melindungi dari hujan.
  • Jendela Kaca Mati (Fixed Windows): Jendela yang tidak dapat dibuka, berfungsi sebagai sumber cahaya alami dan pemandangan.
  • Jendela Pivot: Jendela yang berputar pada poros engsel di bagian tengah, memberikan bukaan unik.
  • Jendela Lipat (Folding Windows): Terdiri dari beberapa panel yang dapat dilipat, cocok untuk bukaan lebar yang menghubungkan ruang dalam dan luar.
  • Jendela Nako (Louvre Windows): Terdiri dari beberapa bilah kaca yang dapat diatur kemiringannya untuk ventilasi dan pencahayaan.
  • Jendela Double-hung: Memiliki dua daun jendela yang dapat bergerak naik dan turun secara terpisah.
  • Jendela Tilt and Turn: Menawarkan dua opsi buka, yaitu miring (tilt) untuk ventilasi dan putar (turn) untuk bukaan penuh.
  1. Harga Jendela Aluminium:
    Harga jendela aluminium bervariasi tergantung pada ukuran, jenis bukaan, ketebalan kusen, merek, finishing (misalnya polos, powder coating, atau motif kayu), dan tambahan aksesoris. Secara umum, kisaran harga kusen jendela aluminium per meter bisa mulai dari Rp80.000 hingga Rp300.000 atau lebih. Untuk satu unit jendela aluminium lengkap dengan kaca, harganya bisa berkisar antara Rp285.000 hingga di atas Rp1.000.000, tergantung spesifikasinya.
  2. Perawatan Jendela Aluminium:
    Perawatan jendela aluminium relatif mudah:
  • Pembersihan Rutin: Bersihkan permukaan kusen dengan kain lembut yang dibasahi air dan sedikit sabun cuci piring (pH 7 atau kurang). Hindari penggunaan sikat kasar atau wol baja yang dapat merusak permukaan.
  • Hindari Zat Korosif: Jangan menggunakan pembersih yang mengandung zat korosif.
  • Bersihkan Noda Segera: Jika ada noda, segera bersihkan dengan kain lembab.
  • Keringkan: Pastikan permukaan kusen kering sempurna setelah dibersihkan untuk menghindari noda air.
  • Perhatikan Bagian Sudut dan Alur: Bersihkan bagian sudut dan alur secara menyeluruh untuk memastikan gerakan jendela tetap lancar.
  • Lumasi Bagian Bergerak: Sesekali, lumasi bagian engsel atau rel dengan pelumas khusus untuk menjaga kelancaran.
  • Hindari Goresan dan Penyok: Berhati-hatilah agar tidak membenturkan jendela atau menggunakan benda keras yang dapat menyebabkan goresan atau penyok.
    Dengan perawatan yang tepat, jendela aluminium dapat bertahan sangat lama dan tetap menjaga tampilan estetis serta fungsionalitasnya.
    Jadi, tunggu apalagi segera hubungi kontak kami toko VIKA JAYA ALUMUNIUM, untuk mendapatkan penawaran terbaik dari kami..